Puisi-Puisi Wawan Kurniawan

1200 820 Wawan Kurniawan

Dokumen Ini Sengaja Ikut Dihilangkan

telah digenapkan perhitungan kalah menang
kepada mereka dengan nama tercatat di dalam sini
ada sisa-sisa ketakutan dituliskan dengan saksama

nanti, jangan sebut lagi namaku
di dalam dokumen hanya ada terik gurun
gersang tak berujung tanpa teduh sama sekali

rencana hari ini hanyalah siasat orang kalah
peristiwa pun hendak berteriak-teriak di lembar kusam
tapi menjelma aliran waktu yang beku berabad-abad lamanya

dokumen ini, bagaikan fatamorgana atas laporan bahagia
milik para penguasa – memanjakan rakyatnya penuh sia-sia
mereka sengaja, mengajak kita menangkap angin musim kesekian.

 

Sebelum Pengadilan

kursi tua itu ditakdirkan bersaksi
untuk dinding jantung orang bersalah
kecemasan mereka bersandar selamanya

kitab suci telentang bernyanyi – berbahagia
sebab sumpah jadi not tunggal yang jatuh di lantai
tanpa irama dan suara merdu itu sebatas angan belaka.

jam dinding dan kalander membunuh langkah kecil
para waktu kala berkejar-kejaran seperti anak sekolah dasar

sebelum pengadilan, palu itu telah mengetuk tubuhnya, hingga
remuk seketika dan putusan tak lagi jadi apa yang diharap kemarin.

 

Aku dan Sejumlah Kematian

aku kira di masa kehilangan ini, kematian akan ikut padanya.
di jendela pesawat, kamar, dan kantor – mereka berbaris rapi
aku tak ingin mengenal mereka satu per satu – aku bukan –
seseorang yang ingin menanggalkan kehidupan dengan sukarela.

 

Sebuah Rencana

di setiap takaran racun
telah disimpan siasat rahasia
antara kehidupan dan kematian

jantung selalu tabah menerima
seluruh jalan pada aliran darah
sebab kaulah rencana bagi akhir dari
tetes luka penderitaan orang-orang kalah.

Wawan Kurniawan

Wawan Kurniawan

Karya-karyanya tersebar di berbagai media massa cetak maupun daring. Buku puisinya yang telah terbit berjudul Persinggahan Perangai Sepi (2013) dan Sajak Penghuni Surga (2017).

All stories by:Wawan Kurniawan
Leave a Reply

Wawan Kurniawan

Wawan Kurniawan

Karya-karyanya tersebar di berbagai media massa cetak maupun daring. Buku puisinya yang telah terbit berjudul Persinggahan Perangai Sepi (2013) dan Sajak Penghuni Surga (2017).

All stories by:Wawan Kurniawan
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.