Fb. In. Tw.

Galeri dan Kebun Ala Greenhost Boutique Hotel

Di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan di Yogyakarta, terlebih di kawasan Prawirotaman, Greenhost Boutique Hotel muncul menawarkan konsep Art-Eco Hotel.

Tema Art-Eco merupakan perpaduan nilai-nilai artistik dengan kesadaran akan lingkungan. Bagi Greenhost Boutique Hotel sendiri, hal demikian terwujud dalam desain dan arsitektur bangunan, serta sarana penunjang hotel seperti kamar dan kolam renang.

“Hotel ini berupaya meminimalisasi kerusakan lingkungan. Kami tidak menyediakan basement dengan pertimbangan menghindari pengerukan tanah. Interior hotel pun didominasi kayu, serta tanpa cat dan karpet. Di seluruh lantai hingga rooftop kami sediakan media tanam hidroponik yang hasilnya dikonsumsi sendiri dan dijual ke hotel-hotel lain di sekitar sini,” tutur Novi, Sales Manager Greenhost Boutique Hotel.

Tanaman hidroponik di atap Greenhost Boutique Hotel. (Foto: Zulkifli Songyanan)

Tanaman hidroponik di atap Greenhost Boutique Hotel. (Foto: Zulkifli Songyanan)

Memang, saat pertama kali memasuki hotel ini, suasana green langsung terasa. Pipa-pipa berlubang berisi aneka sayuran melintang sepanjang koridor hotel berlantai tiga tersebut. Selain berfungsi sebagai media tanam, pipa-pipa tersebut berperan pula sebagai pagar. Dengan fungsi ganda tersebut, nilai keindahan dan keamanan saling melengkapi.

Tanaman yang ditanam di hotel ini antara lain: selada, mynt, tomat, pakcoy, dsb. Tiap tanaman dibandrol Rp3.000/pot.

“Jika dilihat, kolam renang kami lebih keruh ketimbang kolam renang hotel pada umumnya. Hal demikian terjadi karena kami tidak menggunakan kaporit untuk membersihkan air. Kami hanya menaburkan garam. Hal demikian lebih baik bagi kesehatan kulit dan lingkungan,” tambah Novi.

Nuansa Art-Eco Greenhost Boutique Hotel. (Foto: Zulkifli Songyanan)

Nuansa Art-Eco Greenhost Boutique Hotel. (Foto: Zulkifli Songyanan)

Sementara itu, mengenai konsep Art yang diusung, pihak hotel menyediakan ruang galeri untuk keperluan pameran dan semacamnya, juga bekerja sama dengan komunitas lokal untuk memamerkan dan menjual karyanya di dalam hotel.

“Beberapa waktu lalu tempat kami dijadikan tempat pameran art work. Karya-karya yang dipamerkan masih kami pajang di dinding antara toilet dan kitchen. Kami juga berusaha mengangkat produk-produk artistik lokal dengan memberi ruang pada Genetika untuk men-display dan menjual produknya di sini,” ucap Novi. Genetika sendiri merupakan produsen karya-karya artistik asal Solo.

Mengusung konsep Art-Eco, room occupancy Greenhost Boutique Hotel terbilang cukup baik. “Occupancy kami rata-rata 50% pada weekday dan 80%-100% saat weekend. Bagi hotel baru seperti kami, hal itu terbilang memuaskan,” jelas Novi.

Deluxe Room Greenhost Boutique Hotel. (Sumber foto: Greenhost Boutique Hotel)

Deluxe Room Greenhost Boutique Hotel. (Sumber foto: Greenhost Boutique Hotel)

Greenhost Boutique Hotel yang berdiri sejak akhir November tahun lalu memiliki 96 kamar yang seluruhnya bertipe deluxe. Fasilitas hotel ini antara lain Meeting Room & Banquets, Swimming Pool, Tea Spa, Food & Bevarages, Attic Bar & Lounge, Mezzanine Tea Shop, dan Art Kitchen. Room rate hotel ini berkisar di harga Rp700-800 ribu/malam.

Dengan perpaduan sentuhan artistik dan upaya melakukan kampenye lingkungan, Greenhost Boutique Hotel memberi jaminan kenyamanan dan kepuasan pada seluruh tamu yang menginap di sana.

Greenhost Boutique Hotel berlokasi di Jalan Prawirotaman II No. 629 Brontokusuman, Yogyakarta. Telepon: +62274 389 777, Fax: +62274388 877, dan email: info@greenhosthotel.com.

Post tags:

Reporter buruan.co. Menulis puisi dan esai. Kumpulan puisi pertamanya "Kartu Pos dari Banda Neira" (Penerbit Gambang, 2017).

You don't have permission to register