Fb. In. Tw.

Kisah Romantis Soto Ojolali, Kuliner Buruan di Bandung

Hanya di Bandung ada soto dengan kuah bening tanpa santan, ditaburi kacang kedelai, dan menggunakan daging iga sapi dengan kualitas terbaik. Perpaduan tersebut membuat rasa soto Bandung sangat khas. Kamu bisa mencicipinya langsung di Soto Ojolali, Jalan Cibadak No. 79, Bandung.

Soto Bandung, tapi namanya Ojolali? Lho kok bisa?

Barangkali pertanyaan seperti itu akan terlintas. Di balik lezatnya Soto Ojolali, memang terdapat sebuah kisah. Kisah tersebut dituturkan langsung oleh pemilik sekaligus pengelola Soto Ojolali, Agus Wardana (44). “Soto Ojolali adalah usaha turun-temurun dari Uyut saya,” Pak Agus memulai kisah.

Soto Ojolali mulanya dijual keliling. Pada tahun1939/1940-an, soto Bandung ini dijajakan dengan cara dipikul di sekitar pusat kota Bandung. Kebetulan Mama Karta dan Mama Endi (Kakek Buyut Pak Agus) tinggal di daerah Jalan Cibadak. Mereka berdua adalah pionir soto khas Bandung tersebut.

Pada saat itu soto yang mereka jual belum dinamai. Orang-orang mengenalnya dengan sebutan soto Karta-Endi saja. Dua sesepuh itu biasanya jualan bergantian. “Kalau Mama Karta jualan pagi, maka Mama Endi siang hari,” tutur Pak Agus.

“Nama Ojolali tercipta dengan sendirinya. Ada cerita dari kokolot (sepepuh), Uyut Karta pernah punya kekasih keturunan Jawa. Namun, karena pada masa itu (pra kemerdekaan) sering terjadi pengungsian karena perang, kekasih Uyut mesti pergi mengungsi. Terus kekasihnya itu bilang ojo lali (jangan lupa), maka ungkapan ojo lali itu jadi nama soto yang dijual Uyut saya. Ya, mungkin sebagai kenangan sama kekasihnya,” lanjutnya.

Selain kisah romantis, Soto Ojolali telah bertahan berpuluh-puluh tahun meski persaingan dunia kuliner semakin beragam. Adalah cita rasa soto Bandung yang tetap terjaga secara turun-temurun, menjadikan Soto Ojolali tetap jadi kuliner buruan orang Bandung dan para pemburu kuliner dari luar kota Bandung.

Soto dengan kuah bening tersebut juga mengandung beragam gizi. Seperti protein dari kacang kedelai dan antioksidan dari lobak. Sementara daging iga dengan kualitas tinggi bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga sehat untuk dikonsumsi.[]

Sumber foto: Opet

Post tags:

Pendiri Buruan.co. Menulis puisi, esai, dan naskah drama. Buku kumpulan puisi pertamanya "Mengukur Jalan, Mengulur Waktu" (2015).

Comments
  • Vani

    yummy…. pulang kerja malam dijemput suami tersayang trus mampir ke jalan cibadak untuk menikmati soto ojolali bikin hangat perut dan hati… udah paling mantap deeeeh…. kerasa banget romantisnya hehehe…

    2 Desember 2014

Sorry, the comment form is closed at this time.

You don't have permission to register