Cerpen

Lebih Senyap Dari Bisikan

820 820 Andina Dwifatma

Memasuki tahun ketiga, aku mulai pandai menerima nasib. Barangkali menjadi ibu memang bukan untukku. Mungkin Tuhan tahu aku akan menjadi ibu yang payah dan Dia mengasihani calon anakku sehingga mencarikannya rahim yang lain, rahim perempuan yang lebih pantas.

read more

Panggilan Dialihkan

820 820 Lamia Putri Damayanti

Sekarang, Nenek Opah sudah di sini, di bawah jembatan pada pukul empat sore dengan telepon genggam yang berdering berulang-kali.

read more

Sebelum Larut

820 820 Armin Bell

Hampir malam. Langit tertutup awan. Kael menemukan kotak kolekte di kolong tempat tidur mereka. Kael yakin seseorang menyembunyikannya di sana sebab kotak itu tak bersayap. Lelaki itu mafhum belaka beberapa…

read more

Hudaya

820 820 Edi Sutardi

Siang di Universitas Caringas. Hudaya berhadapan dengan Surya yang wajahnya tampak lebih terang dari matahari. Hudaya beberapa kali menunduk. Bukan takut. Cahaya matahari masuk ke ruangan menimpa kacamata Surya lalu…

read more

Ketika Hujan Datang

820 820 Armin Bell

Kau jengkel, sebab setelah seluruh kerepotan yang harus kau lalui dalam tiga puluh menit harus segera siap, hujan turun deras sekali. Kau tak jadi berangkat dan berarti kau telah dua…

read more

Bulan Sabit

900 659 Nur Sholikhah

“Nduk, Bapak tadi beli buku ini.” Katanya sembari menunjukkan buku yang ia bawa. “Buku apa Pak?” “25 kisah nabi dan rosul. Bapak tadi beli di kereta. Murah lho, cuman sepuluh…

read more

Felix K. Nesi: “Saya Sudah Berhenti Berharap, Saya Benci Terhadap Semua Hal” (Bag. 2)

820 462 Zulkifli Songyanan

Obrolan ngalor-ngidul bersama Felix K. Nesi Pemenang Sayembara Novel DKJ 2018 Novelmu kurang lebih bicara tentang apa? Banyak hal. Dan karena banyak tokoh juga, masing-masing tokoh berusaha saya ceritakan dunianya.…

read more

Mengagumi Pak Nur Khalim

820 462 Yopi Setia Umbara

Di zaman kiwari, banyak sebab yang membuat seseorang menjadi pemarah. Tekanan kerja, persoalan sosial, tuntutan ekonomi, plus semrawutnya isu politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres), membuat kebanyakan orang di negeri ini…

read more

Felix K. Nesi: “Saya Sudah Berhenti Berharap, Saya Benci Terhadap Semua Hal” (Bag. 1)

820 462 Zulkifli Songyanan

Obrolan ngalor-ngidul bersama Felix K. Nesi Pemenang Sayembara Novel DKJ 2018 Selasa malam (4/12/18), beberapa saat sebelum memasuki Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta, tempat diumumkannya Sayembara Novel DKJ 2018,…

read more

Nyi Nasim

820 462 Mufidz At-thoriq Syarifudin

Masih subuh, Kiman keluar rumah. Ia berlari di bawah sinar bulan, menyibak ranting-ranting yang masih dingin. Kakinya tanpa alas memecah genangan sisa hujan tadi malam. Pandangannya goyah, mencari nyala cempor…

read more
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.