Fb. In. Tw.

Sastra FC UI Kawinkan Gelar Juara

Setelah menumpaskan masing-masing lawan tangguhnya di final, tim futsal putra dan putri Sastra FC Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) akhirnya meraih medali emas di ajang Olimpiade UI 2014. “Lebah Betina” berhasil menaklukkan tim putri FE UI dengan skor 2-1, sedangkan “Lebah Jantan” mampu menyengat musuhnya tim putra FISIP UI dengan skor tipis 1-0.

Dalam laga yang digelar di lapangan futsal FIB UI, Kamis (4/12/2014), tim putra dan putri Sastra FC tampil ngotot dan militan. Mereka tampaknya tidak mau kehilangan gelar juara yang sudah mereka idamkan selama ini. Terlebih bagi tim putri yang ingin mengakhiri 10 tahun penantian tanpa gelar. Sedangkan bagi tim putra, pembalasan atas kekalahan di final tahun lalu dengan musuh yang sama harus dibayar lunas.

Pertandingan final pertama diawali duel sengit tim putri Sastra FC versus FE UI. Masing-masing tim memainkan sususan pemain terbaiknya.

Unggul fisik dan postur tubuh, tim putri FE UI langsung mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan terus dilancarkan. Beberapa peluang tercipta melalui pemain andalannya bernomor punggung 10. Skil individunya yang mumpuni acapkali menebar ancaman.

Sadar kalah fisik dan postur tubuh lawan, tim putri Sastra FC memainkan strategi catenacio. Semua pemain menunggu di setengah lapangan sambil sesekali pemain nomor 7 dan 10 bergantian melakukan serangan. Sampai peluit panjang babak pertama, skor kacamata tidak berubah.

Di babak kedua, strategi tim putri Sastra FC yang memusatkan perhatian pada sistem pertahanan mulai menemukan tuahnya. Keasyikan menyerang, tim putri FE UI menyisakan celah di sisi pertahanan. Lewat serangan balik yang cepat, pemain nomor 10 dengan mudah menceploskan bola ke gawang. 1-0 untuk keunggulan Sastra FC.

Tertinggal satu gol, tim putri FE UI kian massif menyerang. Beruntung libero nomor 13 dari Sastra FC bermain sangat apik sehingga gawangnya tetap aman dari kebobolan.

Tangguhnya pertahanan Sastra FC rupanya membuat frustasi pemain lawan. Lini belakang yang terorganisir dengan efektif mampu menguras drastis fisik pemain tim putri FE UI.

Alih-alih menyamakan kedudukan, tim putri FE UI malah kembali kecolongan. Lagi-lagi lewat serangan balik, pemain nomor 10 tidak menyia-nyiakan kesempatan mencetak gol keduanya. Alhasil, tim putri FE UI tertinggal dua gol.

Menjelang akhir babak kedua, tim putri FE UI benar-benar mengerahkan semua tenaga dan kemampuannya. Usahanya tidak sia-sia, umpan silang dari sisi kiri berhasil dimanfaatkan pemain nomor 11 yang luput tidak terkawal. Skor berubah 2-1.

Memasuki menit akhir, permainan semakin memanas dan menegangkan. Kedua tim saling jual beli serangan. Tim putri FE UI terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun hingga pertandingan usai skor 2-1 tidak berubah. Tim putri Sastra FC pun sukses menuntaskan dahaga gelar sejak 10 tahun silam.

Di laga final kedua, pertarungan antara tim putra Sastra FC dan FISIP UI tidak kalah sengit. Kedua tim sama-sama memiliki kemampuan teknik, skil, dan fisik yang seimbang.

Berlaga di rumahnya sendiri, tim putra Sastra UI seakan mendapat keuntungan lebih. Dukungan fanatik dari ratusan pendukungnya membuat para pemain tampil lebih lepas dan percaya diri. Ditambah tekad mengawinkan medali emas, tim putra Sastra FC tampil trengginas.

Sempat imbang tanpa gol di babak pertama, tim putra Sastra FC akhirnya berhasil membobol gawang tim putra FISIP UI di pertengahan babak kedua. Pertandingan semakin menarik ketika kedua tim saling menebar ancaman. Beberapa kali tendangan-tendangan pemain dari kedua tim membentur mistar gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap 1-0 untuk keunggulan tim putra Sastra FC. Kekalahan di final tahun lalu pun tuntas terbalaskan. Raihan dua emas di ajang bergengsi ini rupanya menjadi kado manis di saat FIB UI sedang merayakan Dies Natalis yang ke-74. Selamat berpesta![]

Sumber foto: Twitter/@SastraFC

Sutradara dan aktor teater.

You don't have permission to register