<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perempuan &#8211; Buruan.co</title>
	<atom:link href="https://www.buruan.co/tag/perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.buruan.co</link>
	<description>Media Sastra Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 11:13:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.buruan.co/wp-content/uploads/2022/09/cropped-BuruanREBORN-32x32.png</url>
	<title>Perempuan &#8211; Buruan.co</title>
	<link>https://www.buruan.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Forough Farrokhzad: Penyair Perempuan Kontroversial Iran</title>
		<link>https://www.buruan.co/forough-farrokhzad-penyair-perempuan-kontroversial-iran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yopi Setia Umbara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2020 01:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Persona]]></category>
		<category><![CDATA[Forough Farrokhzad]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Penyair]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=12136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat salju bulan Februari 1967 turun, seorang penyair kontroversial dalam sejarah Iran dimakamkan. Maut yang mendadak menjemputnya menjadi tragedi nasional di negeri yang menjadikan puisi sebagai bagian dari kehidupan itu. Koran-koran menulis kabar duka kematiannya sebagai berita utama. Forough Farrokhzad [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/forough-farrokhzad-penyair-perempuan-kontroversial-iran/">Forough Farrokhzad: Penyair Perempuan Kontroversial Iran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rukiah: Perempuan yang Menulis Sejarah</title>
		<link>https://www.buruan.co/rukiah-perempuan-yang-menulis-sejarah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rauf Fauzy]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2018 06:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[S. Rukiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=10710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai penulis perempuan Indonesia, Rukiah termasuk penulis yang berani. Rukiah menunjukkan dirinya sebagai penulis LEKRA dengan mengangkat penderitaan orang kecil dalam karyanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/rukiah-perempuan-yang-menulis-sejarah/">Rukiah: Perempuan yang Menulis Sejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketegangan Ruang Perempuan</title>
		<link>https://www.buruan.co/ketegangan-ruang-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulfa Nasrulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2018 06:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruan]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Kompas]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=10085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cerpen Surat untuk Anak Perempuanku karya Tenni Purwanti menghadirkan cerita tentang tokoh perempuan dalam suatu ketegangan sosial. </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/ketegangan-ruang-perempuan/">Ketegangan Ruang Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menengok Novel “Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan”</title>
		<link>https://www.buruan.co/menengok-novel-yang-sulit-dimengerti-adalah-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dian Hardiana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2016 17:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buruan]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=7620</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika mendapati cinta pada pandangan pertama -laki-laki maupun perempuan, kesan yang diperoleh adalah sesuatu yang tidak mudah dilupakan, bahkan mungkin seumur hidup. Kesan atau perasaan ini merupakan imbas dari proyeksi diri atas sesuatu yang berulang, tak disadari, dan mengendap sekian lama. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/menengok-novel-yang-sulit-dimengerti-adalah-perempuan/">Menengok Novel “Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Sari, Potret Kehidupan Kaum Hawa</title>
		<link>https://www.buruan.co/taman-sari-potret-kehidupan-kaum-hawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[buruan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2015 06:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lomba Menulis Feature]]></category>
		<category><![CDATA[buruan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[taman sari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=6813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Inspirasi bisa datang dari mana saja. Perempuan sering kali menjadi inspirasi penciptaan berbagai karya di dunia. Salah satunya ialah Taman sari sebagai sebuah karya arsitektur yang tercipta khusus bagi kaum perempuan keraton Jogja. Apakah makna yang dapat kita petik dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/taman-sari-potret-kehidupan-kaum-hawa/">Taman Sari, Potret Kehidupan Kaum Hawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perempuan Oh Perempuan (2)</title>
		<link>https://www.buruan.co/perempuan-oh-perempuan-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dedi Sahara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2014 05:01:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=3258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sambungan dari catatan &#8220;Perempuan Oh Perempuan&#8221; Seiring waktu berjalan makna perempuan semakin bergeser. Tatanan kehidupan kian mengukuhkan dominasi maskulinitas. Perempuan masih saja kerap ditempatkan sebagai manusia kelas dua. Terutama di Indonesia, fenomena yang terjadi seakan mengafirmasi bahwa perempuan merupakan sekedar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/perempuan-oh-perempuan-2/">Perempuan Oh Perempuan (2)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perempuan Oh Perempuan</title>
		<link>https://www.buruan.co/perempuan-oh-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dedi Sahara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2014 05:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=3255</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Bahwa tinggi-rendahnya, tingkat kemajuan suatu masyarakat adalah ditetapkan oleh tinggi-rendahnya kedudukan perempuan di dalam masyarakat” (Charles Fourrier) Selama ini sejarah mencatat bahwa jatuhnya sebuah bangsa pada masanya disebabkan oleh kedudukan perempuan yang selalu diperlakukan dengan sangat rendah dan lemah oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/perempuan-oh-perempuan/">Perempuan Oh Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
