<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Puisi Ginanjar Rahadian	</title>
	<atom:link href="https://www.buruan.co/puisi-ginanjar-rahadian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.buruan.co/puisi-ginanjar-rahadian/</link>
	<description>Media Sastra Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2015 13:01:36 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: lukmanasya		</title>
		<link>https://www.buruan.co/puisi-ginanjar-rahadian/#comment-753</link>

		<dc:creator><![CDATA[lukmanasya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2015 13:01:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=6401#comment-753</guid>

					<description><![CDATA[semoga puisi ini tidak berhenti di situ. terus dikoreksi, terus hidup, terus mengalir. pertanyaannya, cukupkah menulis puisi sebatas memindahkan peristiwa atau suasana kesejarahan sesuatu? mestilah kita koreksi lagi dan berupaya melakukan kristalisasi atau ambil sudut pandang lain dalam penggambarannya, bisa juga sebaliknya untuk menghancurkan kesejarahan si sesuatu itu,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>semoga puisi ini tidak berhenti di situ. terus dikoreksi, terus hidup, terus mengalir. pertanyaannya, cukupkah menulis puisi sebatas memindahkan peristiwa atau suasana kesejarahan sesuatu? mestilah kita koreksi lagi dan berupaya melakukan kristalisasi atau ambil sudut pandang lain dalam penggambarannya, bisa juga sebaliknya untuk menghancurkan kesejarahan si sesuatu itu,</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
