<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>M. Romyan Fauzan &#8211; Buruan.co</title>
	<atom:link href="https://www.buruan.co/author/uyan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.buruan.co</link>
	<description>Media Sastra Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2015 04:27:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.buruan.co/wp-content/uploads/2022/09/cropped-BuruanREBORN-32x32.png</url>
	<title>M. Romyan Fauzan &#8211; Buruan.co</title>
	<link>https://www.buruan.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Preman Pensiun 2, Sekuntum Mawar Beserta Durinya</title>
		<link>https://www.buruan.co/preman-pensiun-2-sekuntum-mawar-beserta-durinya/</link>
					<comments>https://www.buruan.co/preman-pensiun-2-sekuntum-mawar-beserta-durinya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2015 02:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=7281</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah pengingat dan pengantar untuk Preman Pensiun 3 Saya lupa kapan sedih itu hilang. Seperti dentum meriam yang membunuh harapan hidup orang banyak, tiba-tiba saja seorang yang baik dan tangguh tanpa keluh meninggalkan sebuah arena, bukan karena ia mengalah, namun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/preman-pensiun-2-sekuntum-mawar-beserta-durinya/">Preman Pensiun 2, Sekuntum Mawar Beserta Durinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.buruan.co/preman-pensiun-2-sekuntum-mawar-beserta-durinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Mengasah Lidah&#8221; di Pesantren Al-Fatah</title>
		<link>https://www.buruan.co/mengasah-lidah-di-pesantren-al-fatah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2015 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kertasari]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=5212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sehabis isya. Tetabuhan marawis dari atas panggung yang dirias oleh pot-pot kembang tetangga, background bekas kegiatan entah kapan yang masih terlihat sisanya. Tetabuhan yang membuka malam itu menjadi riuh, sorak-sorai kegembiraan dari seisi ruangan memecah mula malam di ruang yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/mengasah-lidah-di-pesantren-al-fatah/">&#8220;Mengasah Lidah&#8221; di Pesantren Al-Fatah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“STKS Art Festival-Harmony in Diversity”, Menyatukan Miniatur Indonesia dengan Teater</title>
		<link>https://www.buruan.co/stks-art-festival-harmony-diversity-menyatukan-miniatur-indonesia-dengan-teater/</link>
					<comments>https://www.buruan.co/stks-art-festival-harmony-diversity-menyatukan-miniatur-indonesia-dengan-teater/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2015 02:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apresiasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=4815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jauh dari hingar bingar dunia seni pagelaran yang biasanya lahir dari kampus-kampus semisal STSI (kini ISBI), UPI, UIN Bandung, Unpad, Unpas, atau ITB yang sudah dikenal sejak lama sangat lekat dengan dunia kesenian di Bandung. Di pojok Dago sana, tepatnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/stks-art-festival-harmony-diversity-menyatukan-miniatur-indonesia-dengan-teater/">“STKS Art Festival-Harmony in Diversity”, Menyatukan Miniatur Indonesia dengan Teater</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.buruan.co/stks-art-festival-harmony-diversity-menyatukan-miniatur-indonesia-dengan-teater/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Preman Pensiun”,  Sekuntum Mawar Beserta Durinya</title>
		<link>https://www.buruan.co/preman-pensiun-sekuntum-mawar-beserta-durinya/</link>
					<comments>https://www.buruan.co/preman-pensiun-sekuntum-mawar-beserta-durinya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2015 23:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Preman Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=4770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Entah sejak kapan sesuatu bisa diartikan sebagai kekerasan dalam sebuah tayangan televisi. Aturan kekerasan apapun yang dibuat oleh pemilik kebijakan akan bias ketika kita membandingkan satu tayangan di televisi dengan tayangan lainnya. Lalu apa kekerasan dalam tayangan visual itu? Peringatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/preman-pensiun-sekuntum-mawar-beserta-durinya/">“Preman Pensiun”,  Sekuntum Mawar Beserta Durinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.buruan.co/preman-pensiun-sekuntum-mawar-beserta-durinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>16</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[Foto] Yang Terlupakan dari Sisa-Sisa</title>
		<link>https://www.buruan.co/foto-yang-terlupakan-dari-sisa-sisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2014 04:26:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika bukan demi kita, barangkali tidak ada orang-orang yang melacurkan seluruh hidupnya demi sampah.  Barangkali sudah tak terpikir di benaknya jika itu adalah sisa-sisa. Baginya sampah adalah bagian dari hidup dan kita adalah orang-orang yang senantiasa melupakannya.  Melupakan sisa-sisa yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/foto-yang-terlupakan-dari-sisa-sisa/">[Foto] Yang Terlupakan dari Sisa-Sisa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[Foto] Sepanjang Hidup Meladang Kegembiraan</title>
		<link>https://www.buruan.co/foto-sepanjang-hidup-meladang-kegembiraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Romyan Fauzan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2014 04:20:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.buruan.co/?p=570</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nenek tua itu kembali memanen apa yang telah ia tanam selama berbulan-bulan. Sepanjang hidup dihabiskannya untuk meladang. Demi kegembiraan. Dan hari itu ia bergembira bukan kepalang. Mencangkul ladang kentang mulai dari akar-akarnya, selangkah demi selangkah di antara daun yang telah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co/foto-sepanjang-hidup-meladang-kegembiraan/">[Foto] Sepanjang Hidup Meladang Kegembiraan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.buruan.co">Buruan.co</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
