MENU
seni-bandung

21 Februari 2017 Catatan

Sinergi Wali Kota dan Seniman dalam Seni Bandung #1

Senin (20/02/2017), bertempat di Jalan Dalam Kaum Bandung, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta sekelompok seniman dalam payung kegiatan Seni Bandung #1 menggelar soft launching kegiatan Seni Bandung #1.

Seni Bandung #1 ini mengambil tema “Air, Tanah, dan Air” yang dimaksudkan sebagai cara puitik untuk menunjuk unsur-unsur alam yang menjadi faktor pembentuk kehidupan kota. Kehidupan kota sesungguhnya tidak pernah lepas dari unsur-unsur alam.

Kegiatan Seni Bandung #1 akan diselenggarakan pada 25 September-25 Oktober 2017. Dalam waktu satu bulan itu, para seniman dari lima disiplin berbeda (Seni rupa, sastra, musik, teater, dan tari) akan berkarya dan menjadikan kota Bandung sebagai panggungnya.

Kegiatan-kegiatan yang kemudian lahir dari Seni Bandung #1 ini tidak hanya penampilan-penampilan dari para seniman. Warga Bandung juga dapat terlibat dalam kegiatan ini dengan adanya kegiatan Residensi Penulis dan Kampung Sastra yang mengharuskan penulis untuk tinggal bersama masyarakat, Festival Musik Parapatan Bandung yang akan melibatkan para pengamen, Workshop-workshop, dan lain-lain.

Ridwan Kamil, menjelaskan mengenai pentingnya kegiatan Seni Bandung #1 ini bagi warga kota Bandung, “Semoga dengan adanya kegiatan ini, rohaniah warga Bandung dapat terisi oleh karya seni dari para seniman.”

Selaras dengan Ridwan Kamil, Iman Sholeh selaku Direktur Eksekutif Seni Bandung #1 menambahkan bahwa hadirnya kegiatan ini juga menjadi momentum untuk bersatunya seniman membangun penyadaran warga Kota Bandung.

Seni-Bandung-#1

Meski dalam kegiatan ini terdapat juga kerja pemerintah, tapi tidak menutup kemungkinan jika bentuk kesenian yang kemudian lahir dari para seniman mengkritik kebijakan Wali Kota.

“Tujuan seni ini yaitu memberi bentuk kesenian yang estetik, etik, dan pedagogik bagi masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat terbuka sekali jika kelak bentuk kesenian mengkritik walikota. Tapi, harus berdasarkan riset yang jelas,” jelas Iman Sholeh.

Menjawab pertanyaan serupa, Ridwan Kamil juga menjelaskan bahwa Wali Kota tidak akan ikut campur terhadap bentuk kegiatan dari Seni Bandung #1 ini. “Seluruh konten kegiatan diserahkan pada seniman. Wali Kota hanya memfasilitasi. Begitulah harusnya kerja pemerintah,” tambah Ridwan Kamil.

Untuk kegiatan Seni Bandung #1 ini pemerintah kota menganggarkan dana sebesar 5 miliyar rupiah. Dana tersebut masih belum cukup dan akan ditutup dengan mengajukan kerjasama dengan sponsor.

Melihat konsep dan bentuknya, kegiatan ini penting bagi warga kota Bandung. Tidak menutup kemungkinan kegiatan ini menimbulkan kesan negatif bagi kalangan seniman sendiri melihat dana untuk kegiatan tersebut. Tapi, terlalu dini untuk menilai hal tersebut.[]

Silakan BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Silakan Berkomentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>