Puisi

Rubrik Puisi memuat puisi kiriman kontributor buruan.co.

Puisi Dzahban Jodie

702 336 Puisi Senin & Kamis

Pohon  Senja yang tertelan kegelapan Lampion-lampion kecil mulai terang Gemericik air dari mulut ikan Pinggir kolam Aku sedang menggigil dan memanggilmu Dari panggilan hati yang belum terjawab Olehmu Katamu, tunggulah…

read more

Puisi Rizqi Nur Amalliah

702 336 Puisi Senin & Kamis

Siasat Malam Kau serupa dada malam datang menyeru sunyi dalam bumiku menyapu segala kedukaan Kau undang ombak-ombak keriangan di sela jariku murung tak lagi terlintas di kepala luka pun kembara…

read more

Puisi Husnul Khuluqi

702 336 Puisi Senin & Kamis

Hari Terakhir Seorang Buruh lewat jam sebelas malam ia berdiri di ujung lorong dipandanginya lagi tembok-tembok putih yang nampak kusam pintu besi yang telah berkarat dan lampu-lampu yang murung menggantung…

read more

Puisi Rizaldy Yusuf

702 336 Puisi Senin & Kamis

Kematian Lain pada Penyair Lain : Subagio saat kau pulang daun-daun sudah jadi lambang jatuh dari ranting ke dalam bahasa sederhana mengasingkan diri menempel di sayap burung limbung yang hanya…

read more

Puisi Niken Kinanti

702 336 Puisi Senin & Kamis

Yang Tertinggal di Situ Patengang Yang tertinggal disana adalah jejakmu, dalam dingin udara situ Kuraih segala mimpi-mimpi bersama obrolan tak henti Adakah takdir terkadang buruk rupa? Mengambil apa saja yang…

read more

Puisi R. Abdul Azis

702 336 Puisi Senin & Kamis

Hanya Pada Puisi -Barthes hanya pada puisi, kekasih kutulis kematianku yang riang dan ringan seperti bayang awan di matamu yang abadi karena telah kususupkan suaraku di setiap suku kata akan…

read more

Puisi Wa Ode Nur Iman

702 336 Puisi Senin & Kamis

Senja di Lawoila Membasahi ingatan gersang Dalam masa peduli yang tak terasah Di matamu ada matahari malu-malu Membisiki cecaran air di bawah hujan Di sini, Kita menghitung ingatan Menjalari senja…

read more

Puisi Ahmad Hamidi

702 336 Puisi Senin & Kamis

Di Atas Kapal Itu Aku resah oleh senyum merekah dari bibirmu seraya membawaku menggali sisa-sisa lemas yang pecah kala malam Aku masih merasakan denyut nadimu lewat desir angin yang Kaukirim…

read more

Puisi Dedi Sahara

702 336 Puisi Senin & Kamis

Monokromatik Sebuah gang membawamu pulang memasuki kanvas putih: tak ada cahaya atau mekar mawar anatomi sepi dan cat waktu mengental pada garis-garis tak kau kenal. Setelah itu kau bayangkan maut…

read more

Puisi Okdiyan Artha Kusuma

702 336 Puisi Senin & Kamis

Selepas Subuh manusia bersedih dan tergesa-gesa. seperti cinta yang ingin pulang secepatnya, mirip hujan di kotamu, dan pelukan yang sabar. melipat payung; menyimpan hujan di pelupuk mata, cinta tumbuh pada…

read more
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.