Puisi-Puisi Sunlie Thomas Alexander

820 820 Sunlie Thomas Alexander

Di Puncak Kalvariku
      kepada ahar

(1)
seperti kisah sepucuk palang luka
yang tegak menunjuk langit:

selepas pukul tiga sore nanti,
tuhan pergi untuk sementara
tetapi mendung bakal terbelah
dan semua menjadi terang
bagai pengetahuan

lalu kau tahu,
“selesai sudah!”

di beranda ini tak bakal lagi
terdengar keluh kesah
(juga sekadar bisik-bisik)
tentang perawan suci, ataupun
waktu yang acap gelisah

tak ada drama penyaliban kedua:
manipulasi juga permainan dosa
yang terpancang senyap

meski cinta takkan jadi jenazah

(2)
kau sudah tahu mengapa,
sejak kupanggul hatiku
desember dua tahun silam
: menyusuri jalan kalvari
yang kau tebas untukku

tetapi masihlah jua
kau bertanya ulang
kepada hatimu yang riang:
“lalu, setelah ini apalagi?”

sembari mengandaikan tubuhmu
sebagai daging domba paskah
selayaknya wanita

(3)
toh, cerita antar lelaki itu
memang takkan selesai
begitu saja di meja perjamuan

ia pasti tahu, aku tak bakal
menghunuskan belati
di tengah taman zaitun
bagi sepotong hati degil
yang mencoba percaya
pada penebusan
penuh tipu daya

tapi kami akan tetap berlaga
cepat atau lambat, demi
kebiasaan lelaki sejak purba

tak ada yang lebih patut
kupertaruhkan selain diri sendiri
setelah kau memperoleh nama
yang bersejajar dengan derita

Belinyu, 6 Maret 2020

 

Sajak Orang Hilang

/1/
seorang menghilang dari
dinding facebook, dan
mungkin takkan kembali

lalu kau bayangkan luka
di tembok sarajevo
dengan cemas memanjang
semisal harapan yang rekah
di musim pandemi

seorang menghilang dari
dirinya sendiri, dan mungkin
tak kunjung pulang lagi

sampai kau menatap sosok lain
yang hampir luput kau kenali

di muka cermin buram
yang seolah enggan
memantulkan bayang-bayang
hatimu yang tak pernah sangsi

/2/
di dinding itu, sunlie
tak lagi terdengar gumam
juga semacam pisuh atau
kesah dan dendam yang nyeri

lalu kau andaikan saja tembok ratapan
yang mendadak sepi dari pendosa
sebelum doa pagi, sebelum matahari

tapi seperti rumah, barangkali cinta
bakal temukan jalannya untuk kembali

kau mengingat rindu para pengungsi,
termasuk mereka yang
akhirnya mati, dalam mimpi
dalam bisik-bisik sedih

Palembang, Maret 2020

 

KHIU KONG*
      : ayahanda

tidak lagi kucium aroma keringatmu
di bandar besar ini, pun
sekadar jejak jejaka

mungkin cuma melulu ingatan rapuhku;
keraguan yang kau kisahkan dulu
dengan enggan, terpatah-patah
sehabis makan malam

toh coba kubayangkan jua
masa silam melelahkan itu:
jubah-jubah apak dalam tong dan
gitar tua yang mendendangkan
‘sebiduk di sungai musi’

“gadis melayu itu menghilang
bersama perahu yang ia tumpangi,
tak pernah kembali,” ujarmu datar
: dan tak kulihat setitikpun sesal

lalu aku teringat pada gadisku
yang barangkali juga enggan
berpaling ke arah buritan

di sini, di hatiku, kini, kau tahu
ada yang belum tulus
untuk melepaskan

Palembang, Maret 2020

*Khiu Kong (bahasa Hakka) adalah nama Cina untuk Palembang, artinya “Bandar Besar” [Mandarin: Ju Gang].

 

Di VORMIR

di vormir tak ada lagi batu jiwa
yang patut dipertukarkan dengan cinta

barangkali hanyalah kepekatan semata
: yang menelan nyaris segala

toh, kau masih jua mengenakan
topeng memerah; melayang
di antara asa yang gugur, dan
membangunkan lagi setiap dendam
yang terserak di puing-puing doa

hingga kelak aku bakal menjumpaimu
di palung yang musykil disapa oleh cahaya

ketika itu mungkin sudah lama
aku bukan lagi orang yang bersetia
pada hatinya!

Bangka, 17 Maret 2020

Sunlie Thomas Alexander

Sunlie Thomas Alexander

Menulis, cerpen, puisi, dan esai. Buku puisi yang telah terbit Sisik Ular Tangga (2014). Buku terbarunya Dari Belinyu Ke Jalan Lain Rumbuk Randu (2020) merupakan pemenang sayembara kritik sastra DKJ 2019.

All stories by:Sunlie Thomas Alexander
Sunlie Thomas Alexander

Sunlie Thomas Alexander

Menulis, cerpen, puisi, dan esai. Buku puisi yang telah terbit Sisik Ular Tangga (2014). Buku terbarunya Dari Belinyu Ke Jalan Lain Rumbuk Randu (2020) merupakan pemenang sayembara kritik sastra DKJ 2019.

All stories by:Sunlie Thomas Alexander
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.