Puisi-Puisi Kim Al Ghozali

820 820 Kim Al Ghozali

Lagu Pesta

di jantung Semarapura, di jantung hidup kita,
di demam yang menjalar ke daging batu,

di kota ragu dan kelu pada nyanyi
matahari minggu, mimpi hantu feodal
hanyut sepanjang tukad sekarat, luruh
dalam hitungan bulu seribu burung air.

o, anak zaman! generasi lampu temaram,
usai ashar, usai keagungan dusta,
usai nujum lontar ditorehkan ke jidat kita,

batman dan robin, tuhan setengah basah
rekah di asap dupa, dalam sangsi kidung murung
api suci, nyala dari tapak kaki boneka kayu.

dungdungdungdungtak…

tak ada duka hari ini, hanya hari ini,
ada pesta dan tak ada upeti,
di jantung Semarapura, usai ashar yang tawar,
sebelum maut yang larut di laut

bangkit, lapar dan kanibal,
kita sulang cairan bayang-bayang di gelas para dewa.

 

Denpasar Mom

rubuh, mahligai hantu di balik pasar samar
kota nyamar ibu meledak di sabtu ketujuh.
sunyi sejarah menjelma meriah pesta

di canang sari dengan zirah dan jubah kasta,
ganas api, nyala yang membakar mayat
dan identitas, sepanjang musim sepanjang turis
menyanyikan bulan melankoli,

sepanjang Sanur yang menor,
sepanjang kafe dan bar yang dicipta
dari ludah leluhur mereka.

cakcakcakcakcakcakcakcakcak…

sepasang muda usai bercinta, menggelepar
di balik gentong pura. bulan jatuh,
bunga jepun jatuh, matahari jauh,
langit memunggungi ransel yang gigil
di kamar 235 hotel tua.

di sudut malam, di ujung jalan menuju
masa silam, Nengah dan Ngurah
mencipta lagu bingung bagi dewa-dewa,

di bibir karma, ah! musik diskotik,
pil ekstasi, tari telanjang dini hari
jarum jahanam meluncur dari gorden biru,
ritus suci bagi rengek kuda,

mabuk, lagi, mana tetes terakhir
tuak dari tetek serigala itu?

 

Puja Malam

malamku yang anggun
kupuja dengan botol kosong
sekosong laparku menjangkau langit,
menyentuh bintang mirach
dan tuhan Feminin.

dalam gigil tiang listrik
kusingkap gaunmu yang lembab
dukaku berbiak sesak di kota-kota kasar
bagi negara yang barbar.

o, kekasih orang lelap!

kau sembunyikan tumpukan
gedung yang bikin mataku ngilu,
pohon dan gunung perlahan
pendar mewujud latar
mimpi yang dibelai hantu uzur.

aku dalam kuasamu.
keperkasaan tumbang
saat artileri gaib bangkit
dari sayap roh kelelawar.

kawanku anjing hitam
melompat dari kawah bulan
mencuri sepotong roti berwajah nabi
dan kami berbagi kemiskinan
di dunia yang hijau.

tapi aku tak hendak bunuh diri
meski pesona putus asa selalu datang
penuh di balik punggungmu.

 

Matahari Lapar

kututup diriku dari cahaya
kututup jendela dan pintu
putih lunak tulang kijang
tak ada tempat meratap
matahari dari lautan pasir
mata waktu dengan seribu
sayap merah marun
mata lapar 100 ton batu air.

dunia yang lama sangsi
di sini ruang gelap
membatasi cahaya, mata
malaikat pembawa lentera.

tak ada jalan-tak ada jalan
hawa panas terbujur di luar
terikat dalam sekarat
patung-patung kadal.

kuhalau segala silau:
cahaya lapar dagingku
cahaya haus darahku
cahaya kanibal matahari lapar.

 

Suara Mayat

ambil gelapku, ambil segala mengalir
dari biru tubuhku kita minum di meja hitam
kita rayakan burung mati di tiang duhur.

warnaku yang tumpah, menenggelam
malaikat tua ke paruh penuh dendam.

ambil kendi suci, setelah dengung kapal
terbakar di kanal dangkal.

hari yang telah sobek menambal lukanya
sendiri, tapi kita kan pejamkan duka
di bawah orang mati dan burung mati.

biarkan api khianat, merambat ke laut
muara tak peduli dan nyanyi mualim

dari dermaga jauh melumpuhkan keluh
bendera setengah tiang.

seperti air, kita pun menguap setelah tarian
terakhir, menuju bulan karam dalam tidur.

Kim Al Ghozali

Kim Al Ghozali

Lahir di Probolinggo, 12 Desember 1991. Bukunya yang telah terbit: Api Kata (2017), Rock Alternatif di Telinga Kirimu (2020), dan Angin Pertama (2020). Kini tinggal di Surabaya.

All stories by:Kim Al Ghozali
Kim Al Ghozali

Kim Al Ghozali

Lahir di Probolinggo, 12 Desember 1991. Bukunya yang telah terbit: Api Kata (2017), Rock Alternatif di Telinga Kirimu (2020), dan Angin Pertama (2020). Kini tinggal di Surabaya.

All stories by:Kim Al Ghozali
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.