Puisi Muhammad Fasha Rouf

702 336 Puisi Senin & Kamis

Percakapan Ramadan

Cintaku, di bulan Ramadan
waktu tetap jadi penanda yang sama
—hitungan suara tulang ngilu karena dera kerja.

Ketika orang-orang sibuk menyucikan diri,
kita masih lelah memenuhi target produksi.
Saat mereka khusyuk beribadah,
kita masih harus sabar menghadapi rasa resah.

Sementara di rumah,
anak-anak berpuasa tanpa siraman iman bibirku,
lepas dari lilitan tangan pelukku.

Bulan ini masih saja sama.
Kita mencari sabda dalam mesin dan waktu kerja.
Kita tak terlalu berharap pada pahala
selain dari menguras lapar di perut keluarga.

Dan tampaknya,
kita mesti mempersiapkan hari perayaan
ditawan jutaan petasan.

Petasan yang meledak di kepala kita sendiri,
asapnya mengepul dari corong pabrik.

Cianjur, 2015

Fasha-Rouf

Puisi Senin & Kamis

Puisi Senin & Kamis

Rubrik Puisi Senin & Kamis buruan.co.

All stories by:Puisi Senin & Kamis
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.