Puisi Esha Tegar Putra

702 336 Puisi Senin & Kamis

Lhoknga
—bersama Rizki & Putra Hidayat

 

Tebing jauh itu seakan tak tersentuh
tapi beratus tahun angin
telah menabur serbuk garam
membuatnya rapuh, membuatnya perlahan runtuh.

Dan pantai ini tak ubahnya nasib
baik dan buruk
bersamaan datang, bersamaan hilang.

Di Lhoknga aku sampai
kuangkat kayu terapung
kutepikan dari gelombang
agar aku tahu,
apakah laut akan mempersiapkan mala baru.
Kugali pasir yang kehilangan warna
agar aku mengerti,
sedalam amuk gelombang
tentu berbatas juga.

Lhoknga seperti gadis manja
terjaga pagi
terbebas dari mimpi buruk malam hari
pohon-pohon pinus tersumbul dari gundukan pasir
tandan kelapa kering terhempas terus ke tepi
tebing seakan memberi tatapan tenang.

Di Lhoknga
pasir pernah beralih ke arah kota
pecahan karang menghantam keca jendela
ikan-ikan melompati kabel dan tiang listrik
tapi kita bertemu nasib baik.

2013-2014

esha-tegar-putra

Puisi Senin & Kamis

Puisi Senin & Kamis

Rubrik Puisi Senin & Kamis buruan.co.

All stories by:Puisi Senin & Kamis
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.