Loy Krathong, Festival Purnama ke-12

702 336 buruan

Catatan Samsul Wahidin*

 

Jika Anda pergi ke Negeri Siam untuk berlibur, studi atau hanya sekedar singgah, jangan lupa untuk melihat lagi kalender dan mencocokkannya dengan kalender negeri ini. Masyarakat Thailand memiliki banyak agenda festival yang akan sangat sayang jika dilewatkan, beberapa di antaranya adalah: Songkran Festival, Phi ta Khon festival, Monkey Buffet Festival dan Loy Krathong Festival.

Saya bersama mahasiswa lain dari jurusan Teknologi Pangan IPB yang tergabung dalam program pertukaran pelajar IPB ke MFU Thailand, Asean International Mobility for Students (AIMS 2014) beruntung dapat mengikuti salah satu festival di atas yaitu, Loy Krathong Festival.

Loy Krathong dirayakan pada bulan purnama ke-12 kalender lunar Thailand, yang biasanya jatuh pada bulan November. ‘Loy’ berarti mengapung dan ‘krathong’ berarti benda kecil yang menyerupai bunga teratai. Dalam perayaan ini biasanya masyarakat akan membuat replika bunga teratai dari batang pohon pisang dan menghiasnya dengan bunga atau kertas.

krathong2

Saya dan teman-teman siap mengapungkan krathong ke sungai.

Selain itu beberapa helai rambut, uang koin dan batang dupa pun di letakan di dalamnya sebelum dihanyutkan ke sungai. Hal ini bertujuan untuk meminta pengampunan Pro Mae Khongkha (dewa penjaga sungai) karena telah menggunakan dan meminum air dan juga mencemari sungainya dengan sampah.

krathong

Saya dan teman-teman menerbangkan lampion.

Selain mengalirkan krathong ke sungai, ada juga keseruan lain pada festival ini, pesta kembang api dan menerbangkan lampion. Ya, kegaduhan memang tak bisa dihindari saat festival berlangsung. Biasanya orang-orang akan langsung naik ke jembatan setelah mengalirkan krathong-nya dan mulai menyalakan kembang api, petasan ataupun menerbangkan lampion. Menerbangkan lampion ini diyakini sebagai simbol untuk melepaskan kemalangan dan hal-hal buruk dalam diri agar menjauh dari kita.

Dengan mengikuti festival seperti ini, akan meningkatkan mood Anda dan sejenak melupakan kesibukan yang dihadapi saat berlibur ataupun tuntutan studi yang tiada henti. Selamat mencoba![]

*Penulis, Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Alumni program pertukaran pelajar AIMS MFU Thailand 2014. Kontak di samsul.wahidin@gmail.com

Sumber foto: Dokumentasi Samsul Wahidin

buruan

buruan

Media untuk Berbagi Kajian dan Apresiasi.

All stories by:buruan
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.