Jeda

Ketika Seorang Ibu Mengenang Sang Penyair

820 510 Yopi Setia Umbara

Sajak “Kenangan Seperempat Abad Silam” yang ditulis Alwy pada 1999-2000 cukup merangkum biografi kepenyairan almarhum yang kritis, religius, sekaligus melankolis.

read more

Jeda

820 510 buruan

Rubrik JEDA menyajikan feature yang menjadikan karya sastra sebagai titik tolak.

read more

Pipa Rokok Mang Jajang, Sebuah Inovasi

820 510 M. Aden Ma'ruf

“Rokoknya apa?” tanya Mang Jajang kepada saya saat hendak membeli pipa rokok buatannya. “Kretek, Mang. Samsu dan Samtek,” saya jawab. Ia pun memberikan satu pipa rokok dengan ukuran yang pas…

read more

Festival 7 Sungai Bukan Hanya Soal Event Wisata

820 510 Dian Hardiana

“Seharusnya, di desa ini bisa dilakukan arung jeram, Kang. Sungainya cocok.” “Bisa, di sini hanya tidak ada buat guide saja,” sambar Arif, ketika saya melontarkan pernyataan. Arif berprofesi guide arung…

read more

Nasi Liwet dan Tepas Seuweu

820 510 Dian Hardiana

Di sisi jalan sebelah kiri, beberapa keluarga berjalan beriringan menenteng panci kastrol. Para bapak memakai pakaian terbaik, sedangkan para ibu berias maksimum. Wajah anak-anak mereka menampakan raut senang -seriang-riangnya. Mereka…

read more

Mengenang Penyair Ahmad Syubbanuddin Alwy (1962 – 2015)

820 510 Rendy Jean Satria

“Kuiikuti cahaya-cahaya yang datang menjemputku, merenungi sunyi pertapaanku. Dalam jiwaku yang khusyuk dan mabuk kilau syahadatmu” (Ahmad Syubbanuddin Alwy, Katarsis)  Untuk pertama kalinya saya mengenal karya penyair Ahmad Syubbanuddin Alwy…

read more

Puisi, Jeda Sebuah Kota

820 510 Rendy Jean Satria

Mungkin benar, perkataan penyair terbesar Amerika, Allen Ginsberg “bahwa puisi bisa menjadi renungan di manapun dan kapanpun, cocok dibaca dalam waktu sesingkat-singkatnya. Karena mediumnya yang sangat pendek”. Akan lebih memberi…

read more
error: