Jeda

Rubrik JEDA menyajikan feature yang menjadikan sastra sebagai titik tolak.

Ketika Seorang Ibu Mengenang Sang Penyair

820 510 Yopi Setia Umbara

Sajak “Kenangan Seperempat Abad Silam” yang ditulis Alwy pada 1999-2000 cukup merangkum biografi kepenyairan almarhum yang kritis, religius, sekaligus melankolis.

read more

Jeda

820 510 buruan

Rubrik JEDA menyajikan feature yang menjadikan karya sastra sebagai titik tolak.

read more

Mengenang Penyair Ahmad Syubbanuddin Alwy (1962 – 2015)

820 510 Rendy Jean Satria

“Kuiikuti cahaya-cahaya yang datang menjemputku, merenungi sunyi pertapaanku. Dalam jiwaku yang khusyuk dan mabuk kilau syahadatmu” (Ahmad Syubbanuddin Alwy, Katarsis)  Untuk pertama kalinya saya mengenal karya penyair Ahmad Syubbanuddin Alwy…

read more

Puisi, Jeda Sebuah Kota

820 510 Rendy Jean Satria

Mungkin benar, perkataan penyair terbesar Amerika, Allen Ginsberg “bahwa puisi bisa menjadi renungan di manapun dan kapanpun, cocok dibaca dalam waktu sesingkat-singkatnya. Karena mediumnya yang sangat pendek”. Akan lebih memberi…

read more