Epigram-Epigram Marcus Valerius Martialis

820 820 Mario F. Lawi

(Buku 3, epigram 8)

Quintus mencintai Thais. Thais yang mana? Thais si setengah buta.
Thais tidak punya satu mata, tidak keduanya.

(Buku 5, epigram 43)

Gigi Thais hitam, gigi Laecania putih-salju.
Kok bisa? Punya Laecania gigi belian, punya Thais gigi asli.

(Buku 6, epigram 34)

Beri kami ciuman, Diadumenus, sederhana. “Berapa?” tanyamu.
Kau minta aku hitung gelombang samudra
Dan kerang yang tersebar sepanjang pantai Laut Aegeia,
Dan lebah-lebah yang tersebar sepanjang gunung Cecrops,
Juga suara dan tepuk tangan dari teater yang penuh,
Ketika orang-orang melihat Caesar mendadak muncul.
Aku tak mau sebanyak yang diberikan kepada Catullus yang merdu
Oleh Lesbia yang luluh: yang dapat menghitung, mengharapkan sedikit.

(Buku 10, epigram 35)

Semoga semua gadis membaca Sulpicia
Mereka yang ingin bahagiakan seorang lelaki;
Semoga semua suami membaca Sulpicia
Mereka yang ingin bahagiakan seorang istri.
Ia tak menabur kegilaan Kolkhis
tak ia ulangi kisah perjamuan Thyestes mengerikan,
Ia bahkan tak percaya Scylla dan Byblis pernah ada.
Tetapi ia mengajarkan cinta yang baik dan murni,
Kegembiraan, kepuasan, kejenakaan.
Orang yang menilai dengan baik puisi-puisinya
Telah bilang tak ada perempuan yang lebih berdosa
Telah bilang tak ada perempuan yang lebih suci.
Aku yakin Egeria punya permainan hebat
Di dalam gua lembap Numa.
Dengannya sebagai rekan murid atau guru,
Engkau telah berbudi luhur dan kian cerdas, Sappho:
Tetapi bersama denganmu, biarlah Phaon
Yang keji menyukai Sulpicia yang terlihat.
Percuma: memang, ia bukan istri Dewa Petir,
Bukan kekasih Bacchus dan Apollo,
Biarlah ia hidup dengan Calenus yang diselamatkan.

(Buku 14, epigram 77)
Sangkar gading

Jika kau punya burung terkenal, yang bikin Lesbia
Kekasih Catullus meratap, ia dapat tinggal di sini.

(Buku 14, epigram 100)
Kendi

Jika tempat Catullus yang terpelajar tak asing bagimu,
Kau telah minum anggur Raetica dalam kendiku.

(Buku 14, epigram 152)
Kain wol persegi

Tanah Catullus terpelajar akan mengirimkanmu selimut-selimut:
Kami berasal dari wilayah Helicaonia.

(Buku 14, epigram 195)
Catullus

Verona yang besar berutang pada Catullusnya,
Seperti Mantua yang kecil pada Vergiliusnya.

 

Marcus Valerius Martialis lahir pada bulan Maret antara tahun 38 hingga 41 Masehi, dan meninggal antara tahun 102 sampai 104 Masehi. Martialis adalah penyair Romawi yang berasal dari wilayah Bilbilis, Spanyol. Ia adalah epigrammatis (penulis epigram) Latin terbesar, dan dianggap sebagai pencipta epigram modern. Ia menulis 1561 epigram, lebih dari 1200 epigramnya ditulis dalam metrum kuplet elegi. Epigram-epigram di atas diterjemahkan Mario F. Lawi dari versi Latin dalam buku Epigrammi, terjemahan Italia epigram-epigramnya yang disunting Giuseppe Norcio dan diterbitkan UTET.

Mario F. Lawi

Mario F. Lawi

Bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flobamora. Buku puisi terakhirnya adalah Keledai yang Mulia dan Puisi-Puisi Lainnya (2019).

All stories by:Mario F. Lawi
Mario F. Lawi

Mario F. Lawi

Bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flobamora. Buku puisi terakhirnya adalah Keledai yang Mulia dan Puisi-Puisi Lainnya (2019).

All stories by:Mario F. Lawi
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.