Buruan

Puisi-Puisi Wida Waridah

820 820 Wida Waridah

Kunyalakan Sebuah Radio :Dorothea Rosa Herliany kunyalakan sebuah radio. seseorang mengirim lagu rindu merambat dari telinga ke hatimu cuaca kota dirapal serupa mantra mengurai kemacetan jalanjalan kunyalakan sebuah radio sebab…

read more

Puisi-Puisi Vladimír Holan

820 820 Eka Ugi Sutikno

Pestaka Di awal malam … Pemakaman … Dan angin yang setajam pecahan tulang di balok pejagalan. Karat menggoncang bentuk tiruan dari penyiksaan. Di atas segalanya, di atas aib air mata,…

read more

Pisah

820 820 Dédén Abdul Aziz

1 CEUK manéh kénéh, kapan hirup mah kadar anjang-anjangan, lin? Teu nyalahan rumor nu geus nepi saméméhna, manéh tulus ménta pepegatan. Kalawan tatag manéh ngajak mungkas lalakon laki-rabi ku jalan…

read more

Puisi Faisal Kamandobat

820 820 Faisal Kamandobat

Kesunyian Besar Umat Manusia Takdir muram dunia ini Kebingungan besar sejarah ini Terimalah dengan kerendahan hati Di tengah mulut dunia yang terkunci Getar alam keabadian ini Bagi jiwa-jiwa melata, Lemah…

read more

Puisi-Puisi Boy Riza Utama

820 820 Boy Riza Utama

Lokomotif C3322, Pakan Baroe Death Railway Tenang dalam angin Sebuah lokomotif di Simpang Tiga Berdiri memarkir waktu Sedang aku menunggu Muntahan mayat romusha Dari tubuhnya Mur di sisinya, Sebagaimana nadi…

read more

Hudaya

820 820 Edi Sutardi

Siang di Universitas Caringas. Hudaya berhadapan dengan Surya yang wajahnya tampak lebih terang dari matahari. Hudaya beberapa kali menunduk. Bukan takut. Cahaya matahari masuk ke ruangan menimpa kacamata Surya lalu…

read more

Di Malam Hari

820 820 Rozi Kembara

Di malam hari, saat semua tertidur, Mama terjaga di atas kasur tapi matanya terpejam. Waktu kecil Mama bercita-cita ingin jadi ilmuwan. Mama berhasrat menemukan obat kanker, pilek, dan derita manusia…

read more

Puisi-Puisi Dody Kristianto

820 820 Dody Kristianto

Opang Orang benar tak akan lalang ke arah yang salah. Tapi tak kuharap mereka bertemu jalan kebaikan sebab munajatku adalah tarian pemanggil hujan yang mengurung mereka pada lebih dari seratus…

read more

Krek…!

820 820 Lugina De

Pakasaban kuring téh jadi tukang cukur. Di ieu wewengkon mah nya jongko cukur kuring anu pangpayuna. Boga langganan pirang-pirang. Malah ti nu jauh ogé sok ngaradon ka dieu dicukurna téh.…

read more

Puisi-Puisi Irvan Syahril

820 820 Irvan Syahril

Sebelum Meninggalkan Banda Neira Kabar dari lembar koran dan radio di penginapan adalah pengumuman, adalah  sinyal penjemputan, aku melihatmu berkemas dengan Beethoven yang menyala. Bom meledak, Pearl Harbour runtuh, dan…

read more
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.