Posts By :

Yopi Setia Umbara

Yopi Setia Umbara

Yopi Setia Umbara

Pendiri Buruan.co. Menulis puisi, esai, dan naskah drama. Buku kumpulan puisi pertamanya "Mengukur Jalan, Mengulur Waktu" (2015).

Dionysus: Pertarungan Kaum Beriman dengan Penguasa

820 820 Yopi Setia Umbara

Dalam “Dionysus” adaptasi Suzuki, konflik yang ditampilkan bukan perseteruan manusia dengan dewa (Pantheus vs Dionysus) belaka.

read more

Kosong dan Banal

820 820 Yopi Setia Umbara

Seperti halnya ruang kosong. Sajak ini terasa hampa seperti perasaan aku lirik yang ditinggal seseorang yang dipujanya.

read more

Catatan Harian yang Puitik

820 820 Yopi Setia Umbara

Sesuatu yang unik dari kedua sajak ini, yang saya rasakan sebagai sebuah catatan harian, adalah sajak-sajak ini penuh dengan semangat memberi petuah.

read more

Renungan Penulis dan Harapan Pembaca

590 590 Yopi Setia Umbara

Kedua penulis tampak mencoba menyajikan renungan mengenai hidup dengan cara dan khazanah pengetahuannya masing-masing.

read more

Kelas Sosial dalam Puisi Warih Wisatsana

820 820 Yopi Setia Umbara

Sajak “Mesatya” berbicara tentang kelas sosial, sebab perempuan-perempuan yang dikorbankan dalam upacara adat mesatya kebanyakan bukan dari kalangan bangsawan.

read more

Memetik Buah Tangan Jokpin

820 820 Yopi Setia Umbara

Membaca puisi Jokpin, memang seperti membaca prosa dalam puisi.

read more

Seandainya Puji Kuswati Membaca Puisi Fitra Yanti

820 820 Yopi Setia Umbara

Andaikan Puji Kuswati membaca sajak yang ditulis Fitra Yanti ini, mungkin dia tidak akan tega mengorbankan keempat anaknya

read more

Membaca Sajak Dua Penyair dari Barat

820 820 Yopi Setia Umbara

Dua penyair sama-sama berasal dari Barat. Esha berasal dari Sumatera Barat, sedangkan Kiki berasal dari Nusa Tenggara Barat.

read more

Paman dan Kucing

820 820 Yopi Setia Umbara

Membaca tiga sajak Dedi Tri Riyadi yang didedikasikan kepada sang Paman, kita seperti dihadapkan pada teks yang disulih dari kisah atau narasi lain.

read more

Melihat Permainan Hasan Aspahani

820 820 Yopi Setia Umbara

Puisi Hasan Aspahani tentu jauh lebih bagus dari puisi populer Sukmawati Sukarnoputri yang mendadak bikin heboh itu.

read more
Privacy Preferences

When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in the form of cookies. Here you can change your Privacy preferences. It is worth noting that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we are able to offer.

Click to enable/disable Google Analytics tracking code.
Click to enable/disable Google Fonts.
Click to enable/disable Google Maps.
Click to enable/disable video embeds.
Our website uses cookies, mainly from 3rd party services. Define your Privacy Preferences and/or agree to our use of cookies.