Posts By :

Dian Hardiana

Dian Hardiana

Dian Hardiana

Redaktur buruan.co. Penyair dan peternak burung kenari.

Piknik dan Hal-hal yang Belum Selesai

820 820 Dian Hardiana

Piknik menelusuri teks puisi memang tidak selalu berakhir membahagiakan.

read more

Laporan Pandangan Mata

820 820 Dian Hardiana

Masuknya capung ke dalam kamar, mungkin sebagai ide awal terbentuknya sajak ini. Ide yang berawal dari hasil laporan pandangan mata.

read more

Pengalaman dan Biografi Bahasa

820 820 Dian Hardiana

Pengalaman akan membawa penulis pada sebuah medan perspektif yang lebih intim dan personal, ruang yang memungkinkan sebuah ide lahir dan dielaborasi.

read more

Cinta Sabun Mandi

820 820 Dian Hardiana

Bagi seorang penyair, cinta terbaik adalah cinta yang disampaikan lewat puisi yang ditulisnya.

read more

Puisi Menggagahi Bahasa

820 820 Dian Hardiana

Suasana yang hendak ditampilkan pada sajak ini chaos, terjal, dan njelimet. Gelap. Gelap sekali. Mungkin ini yang disebut sajak yang lahir dari kegelapan black hole.

read more

Rindu dan Cerita yang Terbuka

820 820 Dian Hardiana

Rindu yang dirasakan pelukis disalurkan melalui warna pada lukisan, rindu seorang musisi diejawantahkan dalam lagu dan musik yang dibawakan, rindu seorang penulis dimanifestasikan dalam sebuah tulisan.

read more

Puisi: Judul dan yang Berjarak

820 510 Dian Hardiana

Kelahiran puisi seringkali dipengaruhi atau diilhami oleh sesuatu yang berjarak.

read more

Pilihan Kata Adalah Kunci

820 511 Dian Hardiana

Menulis puisi adalah soal keterampilan berbahasa. Mengoptimalkan fungsi estetik bahasa sebagai bahan dasarnya. Pada puisi, bahasa dihadirkan dalam bentuk kreatif. Metafora yang membangun aforisme adalah salah dua bentukan bahasa yang…

read more

Festival 7 Sungai Bukan Hanya Soal Event Wisata

820 510 Dian Hardiana

“Seharusnya, di desa ini bisa dilakukan arung jeram, Kang. Sungainya cocok.” “Bisa, di sini hanya tidak ada buat guide saja,” sambar Arif, ketika saya melontarkan pernyataan. Arif berprofesi guide arung…

read more

Nasi Liwet dan Tepas Seuweu

820 510 Dian Hardiana

Di sisi jalan sebelah kiri, beberapa keluarga berjalan beriringan menenteng panci kastrol. Para bapak memakai pakaian terbaik, sedangkan para ibu berias maksimum. Wajah anak-anak mereka menampakan raut senang -seriang-riangnya. Mereka…

read more
error: